Tips Menjadi Nursepreneur Tanpa Resign dari Pekerjaan

Photo by pixabay

Herusetianto.com - Sebagian besar perawat terkadang merasa lelah bekerja dalam sistem shift di sebuah rumah sakit. Dan sering terpintas dibenak para perawat untuk  menjadi seorang Entrepreneur (wiraswasta/ pengusaha) dalam waktu dekat. Namun dengan pertimbangan menjadi seorang Nursepreneur (perawat pengusaha) tanpa harus  meninggalkan profesi perawatnya saat ini.

Seperti yang diketahui menjadi Entrepreneur harus totalitas dalam menjalankan sesuatu. Namun dengan berbagai pertimbangan, termasuk jam kerja yang tersita saat menjalin profesinya di temapt kerja. Maka perawat harus pintar-pintar membagi waktu serta persiapan matang-matang saat berniat terjun di dunia usaha. Dimana para perawat sendiri  sebenarnya dapat  mempelajari suatu usaha sambil mempraktekannya dilapangan atau istilahnya “belajar sambil jalan”.

Sebelumnya kata Nursepreneur merupakan istilah yang berhubungan antara entrepreneurship dengan dunia keperawatan. Dimana secarakonseptual dapat diartikan sebagai pengembangan karier dari peran dan fungsi perawat, misalnya menjadipengelola sebuah layanan kesehatan.

Menurut situs nursebuff, berikut beberapa Tips Menjadi Nursepreneur Tanpa Resign dari Pekerjaan:

1. Mengidentifikasi Masalah

Sebuah bisnis ada karena untuk memecahkan suatu masalah yang ada di tengah-tengah masyarakat. Maka dalam mencari sebuah ide bisnis baru, usha kita adalah bertujuan untuk kepentingan umum bukan kepentigan pribadi.

Tahap pertama kita dapat membuat list atau daftar masalah yang ada masyarakat, misalnya kurangnya pusat pelatihan untuk perawat, ketidakmampuan pasien untuk mengakses rumah sakit, sedikit atau tidak ada perawat dengan keterampilan copywriting dan lainnya. Tahap selanjutnya dari output hasil masalah tersebut, dapat dijadikan sebagai dasar kita untuk menciptakan ide bisnis yang dibutuhkan masyarakat.

2. Gairah + Keterampilan Keperawatan = Ide bisnis

Memulai bisnis diperlukan sebuah penilaian diri, dimana  kita dapat mengidentifikasi kelebihan dan kelemahan diri saat menjadi  seorang perawat pengusaha. Mengenali diri sendiri adalah point penting yang akan membantu kita mendapatkan ide-ide bisnis yang sesuaidengan  keterampilan, gairah dan kepribadian.

Misalnya bagi yang suka mengajar dapat pelatih sebuah kompetesi tertentu untuk para perawat,
bagi yang mempunyai sertifikat di bidang Informatika Keperawatan dapat menawarkan layanan  untuk berbagai perangkat lunak perusahaan, bagi yang suka menulis dapat mencoba menjadi penulis (copywriting) di situs kesehatan  dan lain sebagainya.

3. Mengidentifikasi Target Pasar

Tahap berikutnya yaitu kita wajib mengidentifikasi target pasar atau konsumen yang bersedia membeli jasa atau produk kita. Dengan begitu kita dapat memastikan bahwa memang ada yang benar-benar permintaan atau membutuhkan produk atau jasa layanan kita.

Untuk memulainya kita dapa menanyakan kepada konsumen langusng, atau kita dapat mencari tahu di sebuah  forum yang membahas ide bisnis kita. Selain itu kita dapat mencari informasi dengan perawat lain yang sudah menjual layanan yang sama dengan  ide bisnis kita, sehingga kita dapat menilai  bahwa ide bisnistersbut layak di jual.

4. Melakukan Studi Kompetisi

Dalam meningkatkan peluang keberhasilan ide bisnis kita, tahap selanjutnya yaitu mempelajari bagaimana para pesaing manjalakan bisnis yang sama atau hamper mirip dengan kita. Dengan mengetahui apa saja yang telah pesaing lakukan dalam mengembangkan bisnis tersebut, kita dapat mengambil pelajar dari pengalaman pesaing. Sehingga kita dapat menemukan cara yang lebih tepat dalam membuat ide bisnis yang lebih baik.

5. Lakukan Sekarang Juga!

Banyak perawat yang mempunyai ide untuk mulai berbisnis, namun sebagian besar terhenti hanya sebatas keinginan tanpa ada tindak lanjut. Hal tersebut tak lain disebabkan karean selalu menunda-nuda suatu hal, tanpa adanya “action now”.

Bagaimana kita tahu  apakah ide bisnis  akan berjalan lancar atau tidak, jika kita tidak memulai mencoba ide baru tersebut. Bagaimanapun kita  dapat menyesuaikan atau bahkan mengubah strategi, jika kita telah mengidentifikasi kekurangan ide bisnis kita tersebut.Namun hal tersebut dapat kita ketahui jika kita melakukan “act now”, jadi jangan menunda-menunda.

6. Ide Bisnis untuk Calon Pengusaha Perawat

Tahap terakhir yaitu kita harus memulai bisnis kita sendiri dan menjadi seorang perawat pengusaha secara penuh. Mungkin pada awalnya kita akan mengaalami proses yang sulit , namun setelah kita mengetahu ide bisnis yang tepat sesuai dengan kemampuan yang dimiliki. Maka dengan berjalannya waktu, kita akan benar-benar naik level menjadi seorang pengusaha yang memahami dengan benar bagaimana mengembangkan sebuah bisnis.

Berikut ini beberapa Ide Bisnis Kecil untuk Seorang Profesional Perawat, yang menggabungkan pengalaman professional yang berhubungan dengan kesehatan menurut situs profitableventure:
1. Layanan Praktek Mandiri Perawat
2. Rumah Perawatan
3. Blogging Tentang Keperawatan
4. Menulis dan Menjual Buku/ Ebooks Keperawatn
5. Menjual Produk Kesehatan
6. Freelance Menulis Publikasi Kesehatan
7. Konsultasi Pribadi
8. Bimbingan Belajar/ Program Pelatihan Perawat


Editor :  Heru Setianto
Source:  https://www.nursebuff.com/how-to-become-a-nurse-entrepreneur/
             https://www.profitableventure.com/nurses-and-doctors/

Disqus Comments