-->

Contoh Surat Kronologis Penipuan Uang dan Salah Transfer

Surat Kronologis adalah suatu surat yang dibuat dalam tujuan untuk menjelaskan suatu kronologi kejadian yang sebenar-benarnya dengan runtut dan jelas.

Contoh Surat Kronologis Penipuan Uang dan Salah Transfer

Surat tersebut termasuk ke dalam jenis surat formal yang dipakai seseorang atau instansi untuk kepentingan resmi.

Pernyataan penipuan uang, penipuan untuk bank doc, kasus kecelakaan, kesalahan kerja hingga salah transfer merupakan kasus yang membutuhkan surat kronologis.


1. Contoh Surat Kronologis Penipuan Uang:

SURAT KRONOLOGIS KEJADIAN


Saya yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama Lengkap : Heru Setianto

Nomor KTP : ………………

Alamat Sesuai KTP : ………………

Tempat dan Tanggal Lahir : ………………

Nama Ibu Kandung : ………………

No. Rekening BRI : ………………

No. HP :


Menyatakan kejadian sebagai berikut:

Pada tanggal 22 November 2020 pada pukul 10.00 WIB, saya melakukan transaksi membeli barang  ........... dengan seseorang yang menggunakan rekening Bank BCA atas ........... seharga Rp. ...........,-.

Saya mengetahui informasi penjualan barang tersebut berawal dari postingan akun Facebook yang digunakan bernama ...........

Setelah itu saya menghubungi penjual dengan melakukan chat melalui aplikasi Messenger. Saya akhirnya bersedia untuk membeli barang yang ditawarkan dengan harga Rp. ...........,-.

Penjual mengirimkan nomor rekening penjual bank BCA untuk melanjutkan transaksi:

Atas nama : ...........

No rekening : Bank BCA


Sebelumnya saya meminta rekening penjual, ia memberikan foto KTP sesuai dengan atas nama rekening tersebut:


Nama KTP : ...........

Nomor KTP : ...........

Alamat : ...........

No. Handphone : ...........


Setelah itu saya melakukan transfer uang sejumlah Rp. ...........,- melalui rekening bank BRI. 

Bukti transaksi transfer melalui ATM saya kirim ke penjual sebagai konfirmasi telah membayar pada pukul 13.00 WIB.

Penjual mengatakan kalau uang sudah diterima, barang akan segera dikirim melalui jasa ekpedisi JNT Reguler.

Tanggal 23 November 2020 pada pukul 08.00 WIB, saya mencoba mengubungi penjual melalui apiksasi Messenger. Ternyata dari penjual tidak ada jawaban.

Beberapa saat kemudian, akun Facebook penjual memblokir saya. Hal tersebut membuat saya tidak bisa menghubungi penjual.

Tanggal 23 November 2020 pada pukul 22.00 WIB, saya mencoba menghubungi penjual dengan akun Facebook lain. Ternyata akun Facebook penjual sudah tidak aktif.

Setelah itu saya menghubungi penjual melalui pesan singkat SMS, masih belum ada jawaban.

Saya akhirnya menghubungi melalui sambungan telepon beberapa kali. Setelah tersambung, ternyata penjual tertawa karena telah berhasil menipu saya.

Dengan pertimbangan atas kejadian ini, saya memutuskan untuk menghubungi pihak Bank ............., agar menjadi pihak ketiga antara saya dengan penjual.

Mohon bantuan dan mohon kerjasamanya agar masalah ini bisa dapat diselesaikan pihak Bank ...........



Jepara, 23 November 2020

Hormat Saya,


Materi 6000

..................

(Tanda Tangan dan Nama Terang)

Baca: Cara Atasi Salah Transfer Rekening Bank Agar Uang Kembali


2. Contoh Surat Kronologis Salah Transfer Rekening Bank:


SURAT KRONOLOGIS KEJADIAN


Saya yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama Lengkap : Heru Setianto

Nomor KTP : ………………

Alamat Sesuai KTP : ………………

Tempat dan Tanggal Lahir : ………………

Nama Ibu Kandung : ………………

No. Rekening Mandiri : ………………

No. HP :


Menyatakan kejadian sebagai berikut:

Pada tanggal 22 November 2020 pada pukul 10.00 WIB, saya telah melakukan kesalahan transfer sejumlah Rp. ...........,-. (nominal uang dalam tulisan) melalui aplikasi mobile Mandiri ke rekening:

Atas nama : ...........

No rekening : Bank BNI

Alamat : ...........


Yang seharusnya ditrasfer ke rekening:

Atas nama : ...........

No rekening : Bank BNI

Alamat : ...........


Surat kronologis ini dibuat setelah saya melaporkan secara lisan melalui telepon Call Center resmi bank Mandiri pada tanggal 22 November 2020 pada pukul 10.10 WIB (dengan nomor laporan ........... yang diterim oleh CS Mandiri, yaitu Sdr. ...........). Terlampir salinan bukti transaksi dan KTP saya.

Sehubungan dengan hal di atas, saya mohon agar pihak bank Mandiri dapat melakukan proses koreksi.

Atas perhatian dan kerjasamanya, saya mengucapkan terima kasih. 



Jepara, 23 November 2020

Hormat Saya,


Materi 6000

..................

(Tanda Tangan dan Nama Terang)


Tanya Jawab Surat Kronologi di Indonesia


1. Bank mana saja yang sering terjadi penipuan? 

Hampir semua bank memiliki resiko yang sama, baik bank BRI, BTPN, BNI, BCA, Mandiri atau bank swasta lain.


2. Apakah bank akan mengembalikan uang yang telah ditrasfer ke rekening penipu?

Tidak, bank hanya sebagai mediator antara korban dan pelaku.

Bank juga tidak bertanggung jawab atas uang yang sudah terlanjur kamu transfer ke nomor rekening tertentu.

Uang yang salah kamu transfer hanya bisa kembali bila ada niat baik dari penerima transfer dana.

Namun bank masih mempunyai wewenang untuk membekukan dana yang ditransfer ke rekening penipu asal ada bukti penipuan.


3. Bukti seperti apa agar rekening penipu bisa dibekukan dan bisa dilaporkan ke Polisi? 

Misal adanya struk atau screenshot bukti transfer, atau ada riwayat percakapan dengan pelaku (baik sms, chat atau rekaman suara).


4. Jika pelaku sudah berhasil dihubungi oleh bank, apa proses selanjutnya?

Penipu akan diminta oleh pihak bank untuk menandatangani sebuah Surat Persetujuan Pengembalikan Uang yang bukan haknya tersebut.

Baca: Contoh Surat Permohonan Pemblokir Rekening Penipu


Editor: Heru Setianto
Image Editing: Heru Setianto
Source: Heru Setianto