-->

Contoh Soal dan Pembahasan UKMPPD 2020-2021 (Part 1)

UKMPPD adalah kependekan dari Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter. Sebelumnya dikenal dengan nama Uji Kompetensi Dokter Indonesia (UKDI).

Contoh Soal dan Pembahasan UKMPPD 2020, 2021, 2022, 2023, 2024 Terlengkap Part 1 - www.herusetianto.com

UKMPPD merupakan sebuah ujian yang digelar oleh pemerintah bagi para calon dokter Indonesia demi mendapatkan gelar dokter.

Syarat utama ikut UKMPPD yaitu setiap mahasiswa kedokteran yang telah menyelesaikan pendidikan preklinik, klinik, serta telah dinyatakan lulus oleh fakultas kedokteran terkait.

Contoh Soal UKMPPD dan Pembahasan (Part 1)

Cardiologi dan Pulmologi (15 Soal)

Soal 1. Seorang laki-laki umur sekitar 60 tahun datang ke Rumah Sakit dengan keluhan nyeri dada kiri menjalar ke pundak dan lengan sejak 6 jam yang lalu.

Pasien memilik riwayat diabetes dan hipertensi.

Dari pemeriksaan fisik didapatkan kesadaran compos mentis, tanda vital TD 80/60 mmHg, Nadi 60 x/m, RR 22 x/m.

Pada pemeriksaan EKG didapatkan gambaran infark pada sadapan II, III, dan aVF.

Tatalaksana awal yang tepat pada kasus di atas adalah?

a. Aspirin 80 mg
b. Aspirin 320 mg
c. Clopidogrel 75 mg
d. Isosorbid dinitrat 5 mg sublingual
e. Morfin 1 mg intravena

Jawaban : B. Aspirin 320 mg. Pasien mengalami STEMI Inferior + Hipotensi. Sementara pemberian Isosorbid dinitrat 5 mg sublingual adalah kontraindikasi.


Soal 2. Seorang perempuan 40 tahun datang ke Poli Umum Rumah Sakit dengan keluhan batuk sejak 1 minggu.

Batuk saat ini masih belum mengeluarkan dahak, disertai keluhan muncul benjolan di bagian bawah rahang dan leher.

Keluhan demam disangkal oleh pasien. Sejak 1 bulan terakhir pasien berobat penyakit darah tinggi dengan mengkonsumsi captopril dan HCT.

Penyebab timbulnya keluhan pada pasien tersebut adalah?

a. Penurunan Angiotensinogen
b. Peningkatan Bradikinin
c. Inhibisi Renin
d. Menurunnya Prostaglandin
e. Meningkatnya Histamin

Jawaban : B. Peningkatan Bradikinin. Renin Angiotensin Aldosterone System (RAAS).

Soal 3. Seorang laki-laki berusia 35 tahun datang ke Poli Klinik dengan keluhan nyeri dada.

Nyeri dirasakan sejak 1 minggu terakhir disertai demam dan terkadang sesak nafas saat aktivitas. Pasien juga mengeluh mudah lelah.

Sebelumnya pasien memiliki riwayat gusi bengkak dan menurut dokter gigi disebabkan oleh abses namun belum dilakukan tindakan.

Tanda vital tekanan darah 135/80 mmHg, nadi 100 kali/menit, RR 20 kali/menit, suhu 38,5°C.

Dari hasil pemeriksaan fisik ditemukan S1S2 tunggal disertai murmur sistolik. Lesi eritema di telapak tangan (JANEWAY LESION).

Apakah kemungkinan diagnosis pasien tersebut?

a. Pericarditis
b. Penyakit jantung rematik
c. Demam rematik akut
d. Endokarditis infektif
e. Miokarditis
Jawaban : D. Endokarditis infektif. Untuk mendiganosa memerlukan echocardiography. Modified Duke Criteria for the Diagnosis of Endoarditis.

Soal 4. Seorang perempuan 54 tahun dibawa ke UGD Rumah Sakit dengan keluhan sesak nafas dan jantung berdebar sejak tadi malam.

Pemeriksaan fisik didapatkan pasien tampak sesak dan gelisah. Tekanan daraD 80/50 mmHg, Nadi 175 x/m ireguler, RR 30 x/m. Auskultasi thoraks S1 S2

normal, ireguler, terdapat ronkhi basah halus 1/3 lapang paru. Dilakukan pemeriksaan EKG dengan hasil gambaran Fibrilasi Atrium (FA).

Tatalaksana yang tepat pada pasien ini adalah?

a. Propranolol
b. Digoksin
c. Diltiazem
d. Nicardipin
e. Adenosine
Jawaban : B. Digoksin. Digoksin atau amiodaron direkomendasikan  untuk mengontrol laju ventrikel pada pasien dengan FA dan gagal jantung atau adanya hipotensi. Pedoman Tatalaksana Fibrilasi Atrium (PERKI, 2014).

Soal 5. Seorang laki-laki usia 55 tahun datang untuk kontrol di Poli Klinik Rumah Sakit. Pasien riwayat menderita diabetes mellitus dan rutin berobat.

Pada hasil pemeriksaan tanda vital tekanan darah 160/90 mmHg, edema pitting kedua tungkai, GDA 110 mg/dL, BUN 70 mg/dL, serum kreatinin 3,6 mg/dL, Hb 9,1 g/dL.

Obat antihipertensi yang paling sesuai diberikan pada pasien tersebut adalah?

a. Diuretik loop
b. Diuretik thiazid
c. Penghambat ACE
d. Penyekat beta
e. Penyekat kanal kalsium

Jawaban : C. Penghambat ACE. Paien dengan Hipertensi yang mengalami CKD dengan atau tanpa Diabtes Melitus (DM)..

Soal 6. Seorang laki-laki 55 tahun datang ke Rumah Sakit dengan keluhan kedua kaki bengkak. Pasien mengeluh sesak nafas kurang lebih sejak 5 tahun ini.

Dari pemeriksaan fisik didapatkan barrel chest, perkusi hipersonor, dan wheezing minimal. Kemudian juga ditemukan kardiomegali dan pitting edema tungkai bilateral.

Dari hasil EKG didapatkan gelombang P di lead II > 2,5 mm.

Diagnosis yang paling tepat pada pasien ini adalah?

a. Cor Pulmonale akut
b. Cor Pulmonale kronik decompensata
c. Gagal jantung kiri
d. Gagal jantung kanan
e. PPOK eksaserbasi akut

Jawaban : B. Cor Pulmonale kronik decompensata. Dari hasil EKG didapatkan gelombang P di lead II > 2,5 mm yang berati P-Pulmonal -> tanda RAE). Sementara untuk Cor Pulmonale akut, contohnya seperti emboli paru.

Soal 7. Seorang laki-laki berumur 27 tahun dibawa ke IGD Rumah Sakit dengan keluhan mendadak tidak sadar.

Sebelumnya pasien sedang bermain dalam pertandingan futsal. Pasien maupun keluarga tidak memiliki riwayat hipertensi maupun penyakit jantung lain.

Pasien diketahui rutin olahraga setiap minggunya.

Apakah kemungkinan penyebab yang mendasari kondisi pada pasien tersebut?

a. Kardiomiopati restriktif
b. Kardiomiopati dilatasi
c. Kardiomiopati hipertropi
d. Kardiomiopati infektif
e. Kardiomiopati hipertensi
Jawaban : C. Kardiomiopati hipertropi. Semua tipe Cardiomiopati sama sama menyebabkan Heart Failure, sama sama bisa ada pembesaran ruang jantung/ cardiomegali. Bedanya: (HCM/HOCM) Hypertrophic/Obstructive Cardiomyopathy, Massa ototnya yang membesar/menebal, jadi pompa tidak sempurna, khasnya ada gangguan katup (umumnya mitral), sering terjadi aritmia, penyebab kematian pada usia muda. Sering terjadi pada atlet.

(DCM) Dilated Cardiomyopathy, Cardiomiopati yang  paling sering, dominan LVH, karena PJK, HT,  alkohol, DM. (HF pada umumnya,  USIA TUA , FR +).

RCM Restrictive Cardiomyopathy, Kontraksi jantung abnormal karena ada restriksi, kok bisa?  Riwayat ACS, ada sel otot yang mati dan jadi scar tissue.

Soal 8. Seorang laki-laki 55 tahun datang ke IGD Rumah Sakit dengan keluhan nyeri dada 3 jam yang lalu. Nyeri dirasakan menjalar ke lengan.

Saat ini nyeri dada disertai sesak nafas dan kedua kaki sampai skrotum bengkak. Pasien tampak sakit lemah.

Pada pemeriksaan tanda vital didapatkan Tekanan Darah 90/60 mmHg, Nadi 120 x/m, RR 40x/m, didapatkan peningkatan JVP, ronkhi di basal paru, serta murmur holosistolik.

Apakah diagnosa yang tepat pasien tersebut?

a. Acute myocard infarct
b. Acute de novo heart failure
c. Unstable angina pectoris
d. Acute decompensated heart failure
e. Cor pulmonale dekompensata
Jawaban : B. Acute de novo heart failure. Ditandai dengan tidak ada riwayat dan mendadak. Sementara Acute decompensated heart failure ditandai dengan adanya riwayat HF.

Soal 9. Seorang laki-laki 30 tahun datang ke IGD Rumah Sakit dengan keluhan nyeri dada kiri dan keringat dingin setelah mendorong mobil 3.5 jam yang lalu.

Nyeri tidak hilang saat pasien istirahat. Riwayat perokok dan Diabetes Melitus (DM). Obat DM tidak teratur diminum.

Pemeriksaan tanda vital Tekanan Darah 170/90 mmHg, Nadi 96 x/m, RR 24 x/m.

EKG didapatkan inversi gelombang T di sadapan anterior.

Pemeriksaan penunjang berikutnya yang anda sarankan adalah?

a. Exercise stress test
b. B-type Natriuretic Peptide (BNP)
c. CK-MB
d. Troponin I
e. Echocardiography
Jawaban : C. CK-MB. Upaya resosialitatif. NSTE-ACS..

Soal 10. Seorang laki-laki berumur 25 tahun datang dengan keluhan badan sering demam hilang timbul sudah 1 bulan ini, dan terkadang dada terasa ampek dan nyeri hingga berkeringat dingin, lemas dan terasa akan pingsan.

Pada pemeriksaan tanda vital Tekanan Darah 130/85, Nadi 120x/m, RR 26x/m, Suhu 38,3.

Pada pemeriksaan area Inferior papila mammae ditemukan murmur mid-late diastolik grade III/VI, opening snap (+), terdengar makin keras saat expirasi dan menjalar hingga area axila.

Diagnosis dan komplikasi yang dapat muncul pada kasus diatas adalah?

a. MS + Hipertrofi ventrikel kanan dan kiri
b. TS + Hipertrofi ventrikel kiri dan atrium kiri
c. AS + Hipertropi ventrikel kanan dan atrium kanan
d. MR + Hipertropi atrium kanan dan kiri
e. MS + Hipertropi ventrikel kanan dan atrium kiri
Jawaban : E. MS + Hipertropi ventrikel kanan dan atrium kiri. Mitral Stenosis hipertrofi atrium kiri lalu menyebabkan kerja RV berat  → RVH.

Soal 11. Seorang laki-laki berumur 70 tahun dibawa ke IGD Rumah Sakit karena tidak sadarkan diri.

Saat diperiksa, nadi tidak teraba, dokter dan perawat segera melakukan RJP 5 siklus, dilanjutkan evaluasi nadi karotis.

Didapatkan nadi tidak teraba dan apnea. Hasil pemeriksaan pada monitor tampak gambaran PEA.

Apakah tindakan selanjutnya dilakukan?

a. Hentikan RJP
b. Lanjutkan RJP → + Epinephrine 1 mg
c. Defibrilasi bifasik 120 J
d. Defibrilasi bifasik 200 J
e. Defibrilasi monofasik 360 J

Jawaban : B. Lanjutkan RJP. Saat gambaran tampak Pulseless Electrical Activity (PEA) tetap lanjutkan RJP, selanjutnya tambahkan Epinephrine 1 mg.

Soal 12. Seorang laki-laki berumur 60 tahun datang dengan keluhan nyeri dada kiri menjalar ke rahang bawah kiri dan pundak sejak 3 jam yang lalu.

Tanda vital Tekanan Darah 210/100 mmHg, Nadi 85 x/m, RR 22 x/m, akral hangat. EKG menunjukkan ST elevasi pada sadapan lateral.

Setelah pemberian antitrombus, dokter berencana menurunkan tekanan darah pasien.

Obat yang tepat diberikan untuk pasien adalah?

a. Nicardipin IV
b. Furosemide PO
c. Nitrogliserin IV
d. ISDN Sub Lingual
e. Amiodaron IV

Jawaban : C. Nitrogliserin IV. Paien mengalami HT emergency + IMA. Obat HT Emergency Pada Kondisi Khusus seperti Acute Myocard Infarct: Labetalol iv 1-2 mg/menit (Max. Total 300 mg), NTG 5-300 mcg/menit iv atau ISDN 1-20 mg/jam atau Metoprolol, Target SBP <160 mmHg. (InaSH ; PERKI 2008; JNC-8).

Soal 13. Seorang perempuan berusia 55 tahun dibawa ke IGD Rumah Sakit dengan keluhan sesak nafas sejak 1 hari.

Pasien memiliki riwayat hipertensi dan tidak rutin berobat. Tanda vital Tekanan Darah 160/100 mmHg, nadi 110 kali/menit, RR 34 kali/menit, suhu afebris, saturasi oksigen 89%.

Dari pemeriksaan fisik didapatkan ronkhi di kedua lapang paru dan edema di kedua tungkai.

Apakah patofisiologi yang mendasari keluhan pasien di atas?

a. Penurunan preload jantung
b. Penurunan afterload jantung
c. Peningkatan tekanan hidrostatik pembuluh darah
d. Penurunan permeabilitas pembuluh darah
e. Peningkatan tekanan onkotik plasma

Jawaban : C. Peningkatan tekanan hidrostatik pembuluh darah. HF akut profil wet & warm.

Soal 14. Seorang perempuan berumur 58 tahun datang ke IGD Rumah Sakit dengan keluhan dada terasa berdebar sejak 2 hari yang lalu.

Keluhan tidak membaik dengan istirahat dan pasien merasa kurang bertenaga.

Pemeriksaan tanda vital Tekanan Darah 110/80 mmHg, Nadi 130x/m ireguler, RR 20x/m.

Gambaran EKG terdapat fibrilasi atrium, respons ventrikel 120-150x/m. Oleh dokter pasien diresepkan Aspirin 100mg/hari.

Pemberian acetosal pada kasus tersebut berfungsi untuk?

a. Mencegah iskemik arteri pada ekstremitas
b. Mencegah penyakit jantung koroner
c. Mencegah pembentukan thrombus
d. Mencegah peningkatan tekanan darah
e. Mencegah terjadinya perdarahan

Jawaban : C. Mencegah pembentukan thrombus.  AF Rapid Ventricular Response.


Soal 15Seorang laki-laki berumur 40 tahun datang ke IGD Rumah Sakit dengan keluhan luka di ibu jari kaki kiri sejak 1 minggu.

Keluhan didahului dengan nyeri di kedua tungkai bawah disertai pucat dan kebiruan pada telapak kaki.

Riwayat ujung jari tangan dan kaki sering nyeri disertai kebiruan saat cuaca dingin. Pasien

memiliki riwayat merokok sejak usia belasan tahun.

Pemeriksaan fisik pada jempol kaki kiri terdapat ulkus warna kehitaman berbau busuk. Tidak teraba pulsasi arteri dorsalis pedis.

Apakah kemungkinan diagnosis pasien tersebut?

a. PAD
b. Thromboangiitis obliterans
c. Ulkus diabetikum
d. Ulkus arteriosus
e. Melanoma

Jawaban : B. Thromboangiitis obliterans/ Buerger Disease.


Baca: Contoh Soal UKMPPD dan Pembahasan 2020-2021 (Part 1)


Editor: Heru Setianto

Source Image: Heru Setianto

Source: Net