-->

Tips Mudah 100% Lulus Ukom Perawat dan Ners

Uji Kompetensi (Ukom) adalah salah satu agar dokter, perawat, bidan dan tenaga kesehatan lain memperoleh surat registrasi memiliki kompetensi dari pemerintah.

Panduan Tips Triks Mudah 100% Lulus Ukom Perawat dan Ners - www.herusetianto.com


Menurut kebijakan terbaru menyatakan bahwa kelulusan tenaga kesehatan dalam Ukom dilakukan oleh Tim Panitia Nasional, bukan ditentukan perguruan tinggi terkait.

Hal tersebut membuat para peserta Ukom keperawatan harus mempersiapkan secara matang sebelum mengikuti tes ujian, baik Ukom D3 Perawat ataupun Ners.

Tes Ukom sendiri dilakukan dengan sistem computer (CBT), tak lagi memakai paper based test (PBT). Sistem ini untuk mempercepat penilaian dan mengurangi resiko kecurangan.

Panduan dan Tips Mudah Lulus Ukom Bagi Perawat

1. Paham dan Tahu Blue Print Soal Uji Kompetensi Keperawatan

Blue print soal uji kompetensi adalah sebuah buku panduan yang berisi seputar materi-materi diujikan. Hingga berapa persentase jumlah soal yang diujikan untuk setiap tinjauan.

Buku tersebut akan membuat peserta Ukom menjadi paham akan batas mana saja yang wajib dipelajari dan pahami.

Tujuan dari blue print yang dibuat oleh Tim Panitia Nasional, tak lain agar peserta dapat lebih fokus, efektif dan efisien dalam belajar.

2. Tahu Bentuk Soal, Jumlah dan Estimasi Waktu Pengerjaan

Seperti diketahui bahwa soal Ukom keperawatan berbentuk pilihan ganda (multiple choice), bukan soal esay.

Soal Ukom juga sebagian memiliki tipe soal C3, tipe ini memerlukan pemahaman dan daya analisis dalam menjawab setiap pertanyaan.

Sementara jumlah soal bagi setiap peserta adalah sama, yakni 180 butir soal. Kemudian waktu yang diberikah hanya 180 menit saja.

Jadi satu soal harus dikerjakan dalam waktu satu menit. Maka tinggalkan soal yang dirasa sulit, dan kerjakan soal yang dirasa mudah terlebih dahulu.

Baca: Contoh Soal Ukom Ners dan Pembahasan 2021-2022 Update


3. Paham Anatomi atau Bagian Tubuh Soal Ukom

Soal-soal Ukom yang diujikan kepada peserta adalah soal dengan tingakat kesulitan sedang.yang lolos seleksi review tingkat regional, tingkat pusat, hingga lolos panel expert.

Tak hanya sampai lolos dari review panel expert saja, soal tersebut harus dilakukan uji coba terlebih dahulu.

Berikut anatomi soal uji kompetensi yang dibuat oleh Tim Panitian Nasional:

1). Vintage (Kasus)

Kasus adalah bagian yang menggambarkan atau mengilustrasikan sebuah kejadian sebenarnya.

Biasanya kasus dalam Ukom menjelaskan sebuah kejadian dalam Susana di pre hospital, hospital, post hospital, hingga kondisi di luar rumah sakit seperti di jalan raya ataupun di rumah.

Biasanya pada bagian ini, lebih memberikan data pendukung yang menjadi kunci dalam memilih opsi jawaban yang benar dan tepat.

2). Lead in (Pertanyaan)

Pertanyaan adalah bagian yang menanyakan sesuatu, dan akan diawali dengan sebuah kata tanya.

Biasnya pertanyaan yang dibuat oleh pihak panitia, seputar prioritas atau masalah utama keperawatan. Hingga tindakan keperawatan yang tepat bagi pasien.

Misalnya “Apakah maslah keperawatan yang tepat sesui kasus di atas”.

3). Option (Pilihan jawaban)

Pilihan jawaban dalam soal Ukom terdapat lima pilihan, dan hanya satu pilihan yang paling benar dan tepat.

Terkadang pembuat soal sengaja membuat pilihan jawaban memiliki bentuk yang sama, sehingga sekilas peserta akan merasa semua jawaban benar.

Hal inilah yang harus dicermati oleh setiap peserta, agar tak terkecoh dengan pilihan jawaban yang kurang tepat.

Pilihlan jawaban dengan data pendukung terbanyak di soal adalah salah satu triknya.

Namun tetap mempertimbangkan jawaban yang sesui dengan soal yang diminta adalah lebih utama tentunya.

4. Paham Metode Belajar yang Tepat dan Nyaman

Tips keempat ini diluar dari panduan dari pihak pembuat soal Ukom, namun lebih mengarah ke individu peserta masing-masing.

1). Paham Metode Belajar

Mulai dari paham metode belajar yang tepat, misal belajar secara online dengan mengikuti bimbingan dan kursus online.

Maupun mengikuti bimbingan Ukom secara offline dengan tatap muka langsung di kelas berasama pengajar.

2). Tahu Materi Favorit

Mulai mempelajari materi keperawatan yang paling disukai, secara bertahap mempelajari materi lain yang terasa sulit.

3). Buat Mind Mapping

Membuat mind mapping adalah salah satu memahami sebuah materi dengan membuat gambaran isi suatu teks yang dibuat dalam bentuk bagan.

Mind mapping lebih memudahkan peserta dalam meringkas sekaligus mengulang materi yang telah dipelajari sebelumnya.

4). Ikut Try Out

Mengikuti setiap try out yang digelar oleh perguruan tinggi maupun dari instansi lain. Baik berbayar ataupun gratis.

Terbiasa mengikuti try out akan membuat peserta terbiasa memahami suasa akan tes Ukom nanti.

Mulai dari memilih soal yang dirasa mudah, hingga membagi waktu agar efisien dan tak terbuang percuma.

Baca: Contoh Soal Ukom Perawat dan Kunci Jawaban Terbaru


Editor: Heru Setianto
Source Image editing: Heru Setianto
Source: Heru Setianto