-->

Cara Mudah Auto Order dan Stop Loss Saham di Aplikasi MOST

Auto Order adalah salah satu fitur di dalam aplikasi sebuah sekuritas untuk melakukan transaksi saham secara otomatis, baik itu jual maupun beli.

Foto Cara Mudah Auto Order dan Stop Loss Saham di Broker Mandiri Sekuritas pada Aplikasi MOST Terbaru - www.herusetianto.com

Fitur Auto Order sendiri tersedia pada aplikasi MOST (Mandiri Sekuritas Online Trading), aplikasi resmi milik Bank Mandiri Tbk. 

Seperti diketahui fitur Auto Order kerap dipakai nasabah yang memiliki kesibukan. Mulai tak sempat memantau pergerakan saham. Hingga tak sempat jual beli saham di jam bursa.

Hal tersebut membuat Auto Order bermanfaat melakukan order di saat jam bursa dibuka, ataupun jual beli d luar jam bursa.

Cara Mudah Auto Order Buy Saham di HP dengan Aplikasi MOST

1. Buka aplikasi MOST di ponsel pintar

2. Login dengan masukan User ID dan Password

3. Kemudian klik 3 garis horizontal tepat di pojok kanan sebelah atas

4. Pilih menu Order

5. Masukan kembali PIN Verification

6. Pada menu Order pilih Auto Order untuk melakukan pesanan beli

7. Lalu tekan sub menu Auto Buy untuk melakukan pesanan beli secara otomatis

8. Pada menu Stock klik tanda atau icon Search untuk memilih kode saham

9. Pada kolom Price Condition pilih Last Price <= isilah angka harga beli kurang dari yang diinginkan oleh nasabah

10. Pada kolom Order Set pilih Order Qty tekan Input Lot dengan memasukan jumlah lot yang ingin dibeli oleh nasabah

11. Pada kolom Start From pilih kapan tanggal nasabah akan mulai melakukan Order Buy

12. Sementara pada kolom Valid Until pilih tanggal sampai kapan nasabah akan merencanakan order buy berakhir

13. Selanjutnya klik tombol Save

14. Barulah klik tombol Start

15. Klik Confirm saat tampil layar Order Auto Buy

16. Terakhir klik OK

17. Selesai.


Setelah Mengikuti langlah-langkah di atas, maka pada bagian status akan tampil Running yang sebelumnya Ready.

Tinggal nasabah menunggu order beli tercapai, maka secara otomatis saham akan terjual secara sendirinya.

Jika harga ada yang cocok dan telah tercapai, maka aplikasi MOST akan melakukan order secara otomatis.

Sebelumnya minimal jumlah saham yang dibeli adalah satu lot. Sementara maksimal lama pengaturan auto order adalah 30 hari kalender.

Seandainya dalam 30 hari kalender, harga belum tersepakati. Maka pesanan order kita akan berhenti berjalan, baik jual ataupun beli.

Baca: Cara Mudah Beli dan Jual Saham di Aplikasi MOST


Cara Mudah Auto Order Sell dan Stop Loss Saham di HP dengan Aplikasi MOST

1. Buka aplikasi MOST di ponsel pintar

2. Login dengan masukan User ID dan Password

3. Kemudian klik 3 garis horizontal tepat di pojok kanan sebelah atas

4. Pilih menu Order

5. Masukan kembali PIN Verification

6. Pada menu Order pilih Auto Order untuk melakukan pesanan jual

7. Lalu tekan sub menu Auto Sell untuk melalukan pesanan jual secara otomatis

8. Pada menu Stock klik tanda atau icon Search untuk memilih kode saham

9. Pada kolom Price Condition pilih simbol prestasi % isilah perkiraan keuntungan profit yang diinginkan lebih dari angka yang dimasukan dalam persen

10. Masih pada kolom yang sama isilah % perkiraan kerugian/loss yang diinginkan oleh nasabah kurang dari angka yang dimasukan dalam persen

11. Pada kolom Order Set pilih Order Qty tekan Input Lot dengan memasukan jumlah lot yang ingin dijual oleh nasabah

12. Pada kolom Start From pilih kapan tanggal nasabah akan mulai melakukan order sell

13. Sementara pada kolom Valid Until pilih tanggal sampai kapan nasabah akan merencanakan order sell berakhir

14. Selanjutnya klik tombol Save

15. Barulah klik tombol Start

16. Klik Confirm saat tampil layar Order Auto Sell

17. Terakhir klik OK

18. Selesai.


Sebenarnya setelah mengikuti tahap-tahap di atas, nasabah telah selesai melakukan transaksi beli saham.

Namun nasabah harus menunggu beberapa saat hingga harga beli yang ditawarkan atau ajukan sesuai dengan tawaran nasabah lain.

Bagian mana yang lebih tercapai, baik itu order sell saat sudah profit/untung ataupun stop loss/rugi untuk mengurangi kerugian.

Aplikasi MOST secara otomastis akan melakukan order pada target mana yang tercapai terlebih dahulu. 

Sebelumnya kenapa penulis memilih Presentase daripada Target Price pada menu Auto Sell. Hal tersebut disesuaikan dengan selera masing-masing.

Kelebihan presentasi yakni lebih memudahkan nasabah dalam menentukan berapa persen keuntungan yang ingin dicapai.

Serta berapa persen kerugaian yang dapat diminimalkan, tanpa menghitung jumlah total uang.

Cara Mudah Merubah Pengaturan Auto Order di HP dengan Aplikasi MOST

1. Buka aplikasi MOST di ponsel pintar

2. Login dengan masukan User ID dan Password

3. Kemudian klik 3 garis horizontal tepat di pojok kanan sebelah atas

4. Pilih menu Order

5. Masukan kembali PIN Verification

6. Pada menu Order pilih Auto Order untuk melakukan pesanan jual

7. Klik tombol Ikon segitiga untuk menghentikan auto sell

8. Selanjutnya tekan tombol OK saat tampil layar Stop Strategy

9. Maka status akan kembali Ready, klik pada bagian tersebut maka akan tampil kembali ke pilihan Auto Sell

10. Isilah pengaturan Auto Sell sesuai dengan yang diinginkan

11. Selesai.

Cara Menghentikan dan Membatalkan Auto order di HP dengan Aplikasi MOST

1. Buka aplikasi MOST di ponsel pintar

2. Login dengan masukan User ID dan Password

3. Kemudian klik 3 garis horizontal tepat di pojok kanan sebelah atas

4. Pilih menu Order

5. Masukan kembali PIN Verification

6. Pada menu Order pilih Auto Order untuk melakukan pesanan jual

7. Klik tombol Ikon segitiga untuk menghentikan auto sell

8. Selanjutnya tekan tombol OK saat tampil layar Stop Strategy, maka status akan kembali Ready

9. Lalu tinggal tekan tombol Delete

10. Terakhir tekan tombol OK saat tampil layar Delete Strategy

11. Selesai.


Sebelum melakukan transaksi jual beli saham di BEI lewat aplikasi MOST.

Nasabah yang memakai broker Mandiri Sekuritas wajib melakukan deposit atau setor dana ke nomor rekening MTBI (Mandiri Tabungan Business Investor).

Baca: Cara Setor dan Tarik Dana Mandiri Sekuritas di Aplikasi MOST

Setelah selesai berhasil melakukan deposit, maka dana tersebut akan menjadi RDN (Rekening Dana Nasabah).

RDN inilah yang akan dipakai untuk melakukan transaksi jual beli saham. RDN ini juga dapat ditarik kembali kapan pun untuk menjadi uang.


Editor: Heru Setianto
Image Editing: Heru Setianto
Source: Heru Setianto